Agile tanpa Scrum vs Agile dengan Scrum [ai]

August 26, 2025 (5d ago)


๐Ÿ“Š Flow Kerja Harian/Mingguan

1. Agile (umum, tanpa Scrum)

  Task muncul  โ†’  Tim diskusi singkat  โ†’  Ambil task di board
      โ†“
  Kerjain task โ†’ Deploy kecil-kecilan โ†’ User feedback
      โ†“
  Prioritas bisa berubah kapan saja (fleksibel)

๐Ÿ‘‰ Meeting hanya kalau perlu, deployment bisa kapanpun, fokus pada fleksibilitas.


2. Scrum (Agile dengan framework)

  [ Awal Sprint ]
  Sprint Planning โ†’ Pilih task dari backlog (commit 2 minggu)
      โ†“
  [ Tiap Hari ]
  Daily Standup โ†’ Update progress & hambatan
      โ†“
  Kerjain task (tidak boleh tambah task di luar Sprint)
      โ†“
  [ Akhir Sprint ]
  Sprint Review โ†’ Demo ke stakeholder
  Sprint Retrospective โ†’ Evaluasi cara kerja
      โ†“
  Sprint baru dimulai lagi

๐Ÿ‘‰ Ada siklus terstruktur (1โ€“4 minggu), dengan role & ritual yang jelas.


๐Ÿ–ผ๏ธ Bisa dibayangin gini:

  • Agile umum: jalan kayak jalan bebas hambatan โ†’ belok kiri/kanan kapanpun.
  • Scrum: jalan kayak jalur tol dengan rest area โ†’ ada titik berhenti wajib (planning, daily, review, retro).


๐Ÿš€ Agile tanpa Scrum (umum / bebas framework)

  • Cara kerja:

    • Tim sepakat kerja iteratif (misalnya rilis kecil tiap minggu).
    • Tidak ada role formal kayak Scrum Master, biasanya cukup ada project manager atau self-organized team.
    • Meeting dilakukan hanya saat perlu, tidak wajib daily standup.
    • Task management bisa pakai Kanban board (To Do โ†’ In Progress โ†’ Done).
    • Review produk langsung dengan customer kapanpun ada progress, gak harus nunggu โ€œSprint Reviewโ€.
    • Fokus ke fleksibilitas, jadi planning bisa berubah cepat tanpa siklus tertentu.

Contoh sehari-hari:

  • Senin: Dev lead bikin board task, tim ambil task bebas.
  • Rabu: Ketemu user untuk validasi fitur A.
  • Jumat: Deploy patch bugfix ke production, walau awalnya tidak direncanakan.

๐Ÿ‰ Agile dengan Scrum

  • Cara kerja:

    • Ada role jelas:

      • Product Owner: prioritasin backlog
      • Scrum Master: jaga proses
      • Dev Team: eksekusi
    • Kerja dalam Sprint tetap (misalnya 2 minggu).

    • Ada ritual wajib:

      • Senin (awal Sprint): Sprint Planning
      • Setiap pagi: Daily Standup (15 menit)
      • Jumat (akhir Sprint): Sprint Review + Retrospective
    • Task hanya bisa ditambah di backlog, tidak boleh langsung masuk Sprint (supaya fokus terjaga).

Contoh sehari-hari:

  • Senin pagi: Sprint Planning โ†’ tentuin 10 task untuk Sprint.
  • Selasaโ€“Kamis: Daily standup (cek progress & hambatan).
  • Jumat minggu depan: Sprint Review dengan stakeholder + retrospective untuk evaluasi cara kerja.

๐Ÿ”Ž Bedanya kerasa di vibe:

  • Agile tanpa Scrum โ†’ bebas, cepat berubah, cocok tim kecil/startup.
  • Agile dengan Scrum โ†’ lebih terstruktur, disiplin, cocok tim besar / produk kompleks.

Agile itu filosofi / mindset dalam pengembangan software (atau project management secara umum). Scrum itu salah satu framework untuk menerapkan Agile.


๐Ÿ”‘ Perbedaan utama

  1. Agile (Mindset)

    • Prinsip โ†’ berdasarkan Agile Manifesto (2001).

    • Nilai dasar:

      • Individu & interaksi > proses & tools
      • Software yang bekerja > dokumentasi yang luas
      • Kolaborasi dengan customer > negosiasi kontrak
      • Respons terhadap perubahan > mengikuti rencana
    • Agile sendiri tidak punya aturan praktis detail, hanya memberi filosofi dan prinsip.

    ๐Ÿ‘‰ Jadi kalau orang bilang "kita Agile", artinya mereka berusaha kerja dengan fleksibilitas, kolaborasi, dan iterasi cepat.


  1. Scrum (Framework Agile)

    • Scrum adalah cara konkret untuk menjalankan Agile.

    • Ada role: Product Owner, Scrum Master, Development Team.

    • Ada artefak: Product Backlog, Sprint Backlog, Increment.

    • Ada ritual / event:

      • Sprint Planning
      • Daily Scrum (standup meeting)
      • Sprint Review
      • Sprint Retrospective
    • Siklus kerja โ†’ Sprint (biasanya 1โ€“4 minggu).

    ๐Ÿ‘‰ Jadi kalau orang bilang "kita pakai Scrum", artinya mereka menjalankan praktik harian/mingguan dengan aturan Scrum di atas.


๐Ÿ“Œ Analoginya

  • Agile = gaya hidup sehat โ†’ prinsipnya: makan seimbang, olahraga, tidur cukup.
  • Scrum = diet keto + gym schedule โ†’ aturan lebih detail untuk mencapai gaya hidup sehat.

๐Ÿ“Š Ringkasnya

Agile Scrum
Mindset / filosofi Framework spesifik
Prinsip umum Aturan, role, event, artefak
Fleksibel, bisa banyak metode (Kanban, XP, Lean, Scrum) Salah satu metode Agile
โ€œApa yang pentingโ€ โ€œBagaimana melakukannyaโ€